Cara Memperbaiki Touchpad Error

Jika touchpad laptop tidak berfungsi dengan baik atau bahkan sama sekali tidak berfungsi pastinya kita akan merasa sangat kerepotan sebab harus membawa mouse USB kemana pun kita pergi saat membawa laptop untuk digunakan.

Selain itu kita juga diperlukan untuk membawa alas mouse untuk menggunakannya, mudah saja jika tempat tersebut ada meja nya dan meja tersebut cukup luas, tapi jika tidak bagaimana?. Tentu sangat menyusahkan kan sobat.

Tapi jika touchpad laptop kita berfungsi, kita bisa menggunakannya dengan leluasa dan kita juga bisa menggunakan laptop di pangkuan paha kita dan bahkan dimana saja.

Baca juga: Cara Memperbaiki Kursor Hilang di Laptop.

Tapi itulah yang menjadi masalanya ketika touchpad laptop kita tidak bisa berfungsi dengan baik, kita jadi tidak bisa menggunakannya dengan mudah. Tapi dimana ada masalah pasti ada solusi untuk mengatasinya kan sobat.

  1. Cara Memperbaiki  Touchpad yang Rusak
    1. 1. Touchpad di-disabled (di non-aktifkan)
    2. 2. Driver touchpad yang belum ter-install dan ter-update.
    3. 3. Kerusakan OS
    4. 4. Kerusakan hardware touchpad
    5. 5. Periksa Pengaturan Touchpad di BIOS
  2. Tips Menjaga Touchpad Agar Tidak Rusak / Error
  3. Kesimpulan

Cara Memperbaiki  Touchpad yang Rusak

Nah kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai cara memperbaiki touchpad laptop tidak berfungsi dengan mudah. Silahkan sobat simak pembahasan nya di bawah ini.

1. Touchpad di-disabled (di non-aktifkan)

Jika kalian memperhatikan dan memahami sebenarnya touchpad laptop bisa di disable ( nonaktifkan ) adapun cara mendisable nya pun mudah.

Apakah kalian pernah melihat ada icon yang berbentuk di laptop kalian ? Jika tidak cobalah perhatikan pada keyboard laptop kalian, apakah ada tombol dengan gambar (icon) mirip bentuk touchpadnya atau tidak?

Sebenarnya di laptop terdapat fungsi untuk men-disabled dengan menggunakan shortcut keyboard, untuk contoh laptop Acer Aspire One bisa disabled touchpad dengan perpaduan tombol “Fn + F7” yang ditekan secara bersamaan.

Jika memang tidak ada, maka untuk selanjutnya yaitu adanya suatu aplikasi (software) yang men-disable (menon-aktifkan fungsi touchpad).

Coba kalian periksa di system tray, pojok kanan-bawah layar laptop kamu, sebelah kanan jam (digital), apakah ada icon aplikasi yang mungkin “mencurigakan”?

Aplikasi tersebut seperti Synaptic Touchpad atau yang lainnya dan memang mempunyai fitur untuk (keamanan) men-disabled touchpad.

Solusi:

Perhatikan dengan cermat apakah ada tombol khusus (selain keyboard dan tombol power) pada laptop kamu atau tidak, jika ada tombol yang bergambar (icon) berbentuk touchpad, cobalah tekan (sekali saja), kemudian coba untuk kembali touchpad kamu.

Jika tidak ada tombol khusus, maka perhatikan gambar (icon) pada keyboard kamu apakah ada yang berbentuk touchpad atau tidak, jika ada coba tekan sekali saja tombolnya (atau berbarengan dengan tombol “Fn”).

Tapi jika dari kedua tombol tersebut tidak ada juga, maka periksalah system tray, adakah aplikasi dengan icon touchpad atau tidak.

Apabila ada, klik kanan aplikasi (di system tray) kemudian lihatlah apakah ada opsi untuk mengaktifkan touchpad (biasanya memuat kata “enabled” dan “touchpad”).

2. Driver touchpad yang belum ter-install dan ter-update.

Driver adalah “pihak” yang mengenalkan hardware sehingga dikenali oleh sistem operasi, beberapa sistem operasi terbaru seperti Windows 8, Windows 10 sudah disempurnakan dengan built-in drivers.

Jadi saat kita menggabungkan suatu hardware baru (misalnya printer), sistem operasi akan mengecek apakah ada driver yang sesuai atau tidak pada (kalau boleh disebut) “database”-nya.

Jika memang ada maka dengan otomatis sistem operasi menginstall-kan driver untuk perangkat keras yang terhubung itu. Tapi jika tidak ada driver yang cocok, maka perangkat keras tidak akan dapat digunakan sebab sistem operasi tidak mengenali nya.

Begitu pun dengan touchpad, saat sistem operasi kamu baru saja di install ulang atau sistem operasi Anda di-update, besar kemungkinan akan terjadi ketidak-sesuaian antara driver yang sudah terinstall dengan sistem operasi dan hardware touchpad.

Jadi untuk sebanding dengan kondisi sistem operasi yang ter-update maka driver touchpad (dan driver lain) pun harus di-update pula, hal tersebut mungkin saja terjadi.

Solusi:

Carilah CD/DVD driver laptop kamu, kemudian install driver touchpad. Atau jika kamu tahu merek touchpad di laptop yang kamu pakai, download driver terbaru dari website resminya (sangat disarankan).

Tapi jika CD/DVD driver laptop tidak ada, dan jika harus mendownload kamu tidak yakin driver mana yang sesuai, kamu bisa gunakan DriverPack Solution (merupakan kumpulan driver untuk hampir semua perangkat).

Tapi jika kamu mendownload nya akan memakan waktu cukup lama sebab ukurannya yang besar (mencapai 12 GB), kamu bisa membeli DVD atau pun Flashdisk dengan Driver Pack Solution di dalamnya dari toko online.

Kamu juga bisa menggunakan aplikasi “driver scanner” seperti Driver Genius untuk membantu kamu mengenali merek hardware touchpad yang kamu pakai.

3. Kerusakan OS

Jika pada awalnya touchpad kamu baik-baik saja dan tiba-tiba touchpad kamu tidak berfungsi, dan kamu telah memastikan driver touchpad telah teinstall dan/atau ter update dengan sempurna.

Maka kemungkinan hal tersebut ialah masalah pada sistem operasi, ada banyak hal yang dapat mempengaruhi sistem operasi dalam kasus ini.

Baca juga: Cara Download ISO Windows 10.

4. Kerusakan hardware touchpad

Kerusakan ini diakibatkan oleh beberapa hal seperti komponen yang over-heat (terlalu panas) yang mengakibatkan rusaknya socket pada motherboard atau kabel fleksibel atau komponen lain dari touchpad.

Jika masalahnya yaitu hardware maka tidak ada pilihan lain selain memperbaikinya (jika memungkinkan) atau menggantinya.

Tapi jika kamu tidak yakin maka konsultasi kan dengan teknisi komputer yang kamu percaya apakah kerusakannya (jika memang hardware touchpad-nya yang rusak) masih bisa dibetulkan, atau harus diubah dengan hardware yang sama.

Solusi:

Jika kamu sudah memutuskan untuk menggantinya sendiri, kamu bisa mencari hardware yang serupa di toko komputer atau di toko online, pastikan kamu membeli perangkat yang sesuai atau persis dengan yang laptop kamu pakai.

Mengganti touchpad tidak semudah seperti mengganti hard disk drive atau RAM, tinggal cabut yang lama lalu pasang yang baru.

Cara mencabut dan memasang touchpad lebih rumit dari hardware lain terlebih lagi cara mencabut dan memasang touchpad pada setiap laptop biasanya berbeda beda.

5. Periksa Pengaturan Touchpad di BIOS

BIOS pada Laptop memiliki fungsi untuk mengatur segala berbagai hal yang ada di Laptop, salah satunya adalah touchpad pada Laptop.

Biasanya pengaturan touchpad di BIOS sudah otomatis aktif. Namun jika kalian mengalami touchpad yang rusak atau tidak berfungsi bisa cek pengaturan touchpad di BIOS.

Karena bisa saja pengaturan tersebut berubah tanpa kita sadari, contohnya mungkin karena Laptop habis diperbaiki di service center atau alasan lainnya.

Solusi:

Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengaktifkan kembali touchpad di BIOS Laptop:

  1. Matikan Laptop.
  2. Hidupkan Laptop dan masuk ke BIOS.
  3. Cari pengaturan Internal Pointing Device.
  4. Kemudian atur kembali menjadi Enable.
  5. Selesai, silahkan pilih opsi Save Change and Exit.

Tips Menjaga Touchpad Agar Tidak Rusak / Error

Setelah kalian berhasil memperbaiki touchpad Laptop kalian dengan cara di atas tadi, sebaiknya mulai sekarang kalian harus berhati-hati dan menjaganya supaya tidak rusak lagi.

Nah, untuk itu kalian bisa ikuti beberapa saran berikut supaya touchpad kalian tetap normal dan bisa digunakan:

  1. Pakai touchpad dengan hati-hati. Misalnya ketika melakukan dobel klik jangan terlalu keras, karena bisa menyebabkan komponen touchpad rusak dalam jangka waktu tertentu jika dilakukan terus menerus.
  2. Jauhkan touchpad dari air. Jangan sampai touchpad kalian terkena air karena bisa berakibat fatal dan menyebabkan touchpad tidak bisa digunakan. Jadi sebaiknya jauhkan touchpad ini dari sumber air.
  3. Bersihkan laptop secara rutin. Jangan lupa juga untuk membersihkan Laptop beserta touchpadnya secara rutin supaya tidak kotor. Karena kotoran ada touchpad lumayan mengganggu fungsi dari touchpad.

Kesimpulan

Touchpad yang rusak membuat pekerjaan kita yang dilakukan di Laptop menjadi terhambat. Karena itulah kita harus menjaga touchpad kita dengan baik supaya tidak rusak. Jika rusak, silahkan coba beberapa cara di atas.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan di artikel kali ini mengenai Cara Memperbaiki Touchpad Laptop yang Tidak Berfungsi dengan Mudah.

Semoga artikel kali ini membantu dan bermanfaat, dan perlu sobat ketahui sebagai pengguna laptop bahwa perawatan softwere secara rutin sangat penting.

Begitu juga dengan mengupdate anti virus, melakukan full scanning, perawatan hardwere, serta hindari penggunaan laptop yang berlebihan karena hal tersebut akan menyebabkan masalah pada laptop kamu.

Jika ada yang perlu ditanyakan atau ingin sekedar berkomentar silahkan tuliskan di kolom yang sudah tersedia ya sobat.