Cara Monetisasi Snapchat

Kini sosial media telah berevolusi agar bisa digunakan dalam berbagai hal. Anda tidak hanya mampu menambah relasi saja melainkan juga dapat menyelesaikan masalah sehari-hari. Fakta ini pun juga dialami bagi pengguna Snapchat. Mereka sudah menggunakannya untuk berbisnis hingga branding. 

  1. Mengapa Snapchat Sangat Istimewa? 
  2. Mengapa Monetisasi Snapchat Begitu Menarik? 
  3. Bagaimana Membangun Potensi Bisnis bagi Pengguna Snapchat Pemula? 
  4. Praktik Monetisasi Snapchat bagi Pemula 
    1. 1. Membuat dan Mengiklankan Konten yang Berhubungan dengan Produk 
    2. 2. Mengelola Iklan dari Fitur Snapchat 
    3. 3. Mendesain Geofilter agar Terlihat Berkelas 
    4. 4. Beriklan dengan Fitur Sponsored Post dan Lenses 
    5. 5. Menggunakan Smart Tools untuk Menargetkan Snapchat 
    6. 6. Memanfaatkan Adsterra Smart Direct Link 
  5. Menariknya Monetisasi Snapchat bagi Sebuah Brand 

Mengapa Snapchat Sangat Istimewa? 

Seperti kebanyakan platform yang dikembangkan saat ini, Snapchat pun memiliki fungsi utama sebagai alat komunikasi. Sebagian pengguna diantaranya juga menggunakannya untuk mengiklankan suatu produk sekaligus meningkatkan target pasar mereka. 

Snapchat sendiri merupakan gagasan dari Bob Murthy dan Evan Spiegel yang diluncurkan pada tahun 2011. Aplikasi ini awalnya digunakan untuk saling berbagai foto, video dan cerita ke sesama pengikut pengguna. Bob dan Evan merancangnya sedemikian rupa agar para user mendapatkan kesan menarik

Cerita yang dibagikan akan hilang setelah 24 jam merupakan inovasi pertama dari Snapchat. Bukan itu saja, pengguna juga bisa mengirimkan gambar secara eksplisit dan terkesan premium. Adanya fitur ini membuat para user bebas mengakses segala emoji, filter hingga topeng. 

Mengapa Monetisasi Snapchat Begitu Menarik? 

Usia Snapchat pun masih cukup muda jika dibandingkan dengan platform pendahulunya. Namun hal ini tidak membuat pengaruhnya dirasakan oleh seluruh penggunanya di dunia. Sampai saat ini, sosial media tersebut memiliki pengikut aktif sebanyak 238 juta lebih. 

Nyatanya pengikut yang sudah dinilai sangat banyak tersebut bukan hal mengesankan bagi Snapchat. Pencapaian tersebut diikuti kabar pada tahun 2016 dimana telah berhasil mengalahkan Twitter dan Facebook dalam jumlah pengguna harian aktif dan daya tarik tampilan video harian. 

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa Snapchat memiliki target pengguna pada rentang usia 13 sampai 29 tahun. Adanya daya tarik bagi gen Z ini memang menjadi rencana tersendiri bagi Bob dan Evan. Hal ini juga berkaitan dengan keterkaitannya untuk kalangan di umur tersebut selama berkembang. 

Bagaimana Membangun Potensi Bisnis bagi Pengguna Snapchat Pemula? 

Pembuatan konten yang menarik pada Snapchat tentu terlihat sia-sia jika Anda belum berhasil mengumpulkan banyak penonton. Jadi ada beberapa tips perlu dipraktikkan sebelum benar-benar menggeluti praktik monetisasi pada platform ini. Hal ini berhubungan erat dengan target audiens. 

Pertama anda bisa menghubungkan akun Snapchat dengan sosial media lain agar saling terhubung untuk membagikan konten yang sedang dibuat. Jangan lupa memperlihatkan sedikit cuplikan sehingga memberikan sedikit gambaran bagi target audiens. Pastikan melakukan cara ini secara konsisten. 

Anda bisa membagi konten apapun asal menarik dan berkaitan pada brand tersebut. Buatlah jadwal untuk mengunggahnya namun pastikan agar tidak berlebihan. Pasalnya hal ini juga berpengaruh terhadap penilaian para audiens. Cara lainnya bisa bekerjasama dengan influencer. 

Praktik Monetisasi Snapchat bagi Pemula 

Sebenarnya praktik monetisasi yang dilakukan dengan menggunakan platform Snapchat tidak jauh berbeda daripada lainnya. Anda hanya perlu menyusun konten sedemikian rupa agar terlihat menarik dan mengumpulkan pengikut. Ada beberapa cara bagi Anda terutama pemula untuk memulainya. 

1. Membuat dan Mengiklankan Konten yang Berhubungan dengan Produk 

Kualitas menjadi hal yang paling utama untuk ditonjolkan ketika sedang memasarkan produk. Anda perlu mencari apa sebenarnya keunggulannya agar target audiens mengetahuinya. Kemaslah menggunakan konten di dalam Snapchat semenarik mungkin untuk menarik perhatian para penonton. 

Sains menunjukkan bahwa rata-rata individu akan memperhatikan sebuah konten hanya dalam waktu 12 detik saja. Anda bisa menggunakan durasi tersebut saat sedang membuat iklan mengenai produk tersebut. Jangan lupa untuk membentuk interaksi dengan mereka, misal menyediakan fitur komentar. 

2. Mengelola Iklan dari Fitur Snapchat 

Hal ini menjadi cara bagi Anda untuk membangun citra dari produk, merk maupun bisnis dengan memanfaatkan fitur yang ada di Snapchat. Banyak pengguna platform ini nyatanya sudah sering melihat iklan di halaman beranda. Tentunya mereka bisa melewatinya jika merasa tidak menarik. 

Anda pun bisa mengelola iklan yang ada di Snapchat ini dengan memanfaatkan beberapa fitur di dalamnya. Misalnya ialah Snap Ad dimana pengguna dapat mendengarkan dan menontonnya dengan tampilan biasa. Ada juga menu Discover Snapchat jika ingin memasang pengiklanan secara massal. 

3. Mendesain Geofilter agar Terlihat Berkelas 

Geofilter bisa Anda manfaatkan untuk mempertahankan penghasilan selama menggunakan Snapchat. Setidaknya, desainlah geofilter ini semenarik mungkin hanya dalam waktu maksimal 15 detik saja. Durasi adalah berapa lama isi konten akan menarik perhatian para audiens saat menontonnya. 

Anda perlu berpikir secara inovatif agar isi konten terlihat berbeda daripada iklan pada umumnya. Hal ini dapat dilakukan dengan melihat siapa target audiensnya. Sebagai pengiklan, penting halnya untuk mengetahui apa sebenarnya gaya permintaan mereka sehingga bisa disusun sesuai selera. 

4. Beriklan dengan Fitur Sponsored Post dan Lenses 

Tidak hanya menggunakan fitur Snap Ads dan Geofilter, Anda juga bisa memanfaatkan beberapa menu lensa untuk beriklan. Artinya Snapchat sudah menyediakan berbagai tampilan menarik ketika pengguna tengah menyalakan kamera. Cara ini tentunya secara otomatis mampu memperindah konten

Tidak hanya lensa biasa, Anda juga bisa masuk ke dalam fitur lensa bersponsor. Ini artinya, pengguna harus menghubungi beberapa orang lainnya terutama influencer yang sudah memiliki banyak pengikut. Mereka akan membagikan berbagai informasi yang berhubungan dengan produk tersebut. 

5. Menggunakan Smart Tools untuk Menargetkan Snapchat 

Seperti halnya platform pada umumnya, Anda pun bisa menggunakan Snapchat untuk menghasilkan uang. Hal ini dilakukan dengan memakai afiliasi. Sebagai pemilik barang, tidak perlu mengiklankan secara langsung melainkan meminta bantuan kepada orang lain agar memasang iklan tersebut. 

Cara afiliasi ini biasanya disebut dengan pendapatan pasif lantaran tidak perlu memerlukan berbagai aksi untuk menghasilkannya. Aktivitas ini nyatanya membuahkan hasil meski memerlukan waktu relatif lama. Sistem seperti ini sering dipilih bagi pengguna ketika mereka memiliki cukup banyak pengikut. 

Anda juga bisa memanfaatkan adanya Adsterra Smart Direct Link sebagai salah satu alternatif untuk memasarkan sebuah produk. Platform ini dapat dihubungkan dengan akun Snapchat agar target audiens lebih tepat sasaran. 

Anda hanya perlu menambahkan Smart Direct Link pada postingan Snapchat. Nantinya para audiens bisa langsung mengunjungi tautan tersebut untuk lebih mudah melihat katalog produk atau informasi lainnya yang berkaitan. 

Menariknya Monetisasi Snapchat bagi Sebuah Brand 

Snapchat memang dianggap masih cukup baru jika dibandingkan dengan platform lainnya. Menariknya, fakta ini tidak membuatnya berhenti berkembang dalam persaingan sosial media. Banyak penggunanya kini sudah menggunakannya untuk berbagai hal. 

Secara garis besar, Snapchat menjadi cara baru bagi Anda untuk bersosialisasi, menemukan orang dan tempat hingga mengembangkan bisnis. Pengguna dapat memulai monetisasi guna mencoba menghasilkan uang lewat platform satu ini. 

Anda memang bisa menjadikan Snapchat sebagai sumber penghasilan namun bukan berarti hal ini dapat diperoleh dalam waktu singkat. Ada banyak faktor penting yang perlu dipelajari terutama berhubungan dengan materi pengiklanan pada dunia digital khususnya Adsterra